Jumat, 08 November 2019

Polres Palu Dorong Pencegahan Radikalisme Melalui Forum Lintas Agama



Tribratanews.sulteng.polri.go.id – Saling mengenal satu sama lain antar pemeluk agama yang berbeda dinilai dapat menimbulkan rasa saling percaya, sehingga mencegah paham radikalisme berkembang di masyarakat indonesia
Hal ini diungkapkan Kapolresta Palu, Sulawesi Tengah, AKBP H Moch. Sholeh,SIK.SH.MH ketika menggelar diskusi pemuda lintas agama bertajuk “Kontra Radikal” di Hutan Kota Palu, Sulteng, Selasa (05/11/2019).
“Hari ini diskusinya lintas agama ini tujuannya supaya memberikan kepercayaan masing – masing pimpinan ataupun ketua agama, perwakilan agama untuk menjadi peserta disini kemudian juga menyampaikan bahwa ini loh islam, ini loh nasrani, ini loh agama yang lain,” ungkapnya.
Melalui forum penyuluhan ini dia mengajak agar semua elemen untuk bersatu melupakan perbedaan. Hal ini menurutnya berbanding lurus dengan seluruh ajaran agama yang berisikan kebaikan.
“Ayo kita sama-sama bergandengan tangan, kita bisa kok berdekatan dengan satu sama lain tanpa saling curiga, kita sampaikan tidak ada kita satu agamapun mengiyakan, membolehkan kemudian mengesahkan adanya radikalisme ataupun menjelekkan satu agama dan satu yang lainnya,” tuturnya.
Meski hingga kini data yang dia pegang tidak menyebutkan adanya bibit radikalisme di wilayah polres palu, pencegahan perlu dilakukan. Mengingat dewasa ini penyebaran paham radikalisme bisa melalui berbagai macam cara termasuk media sosial.
“Tetap kita harus masuk karena radikalisme ini belajar tidak harus kumpul-kumpul sekarang ini melalui youtube, media sosial mereka bisa, selalu mengupdate kira-kira ajaran yang keras harus kita sampaikan juga bahwa kita juga kerjasama dengan Kominfo untuk memblokir konten-konten yang berbau radikalisme,” ungakapnya.
Terakhir dia mengajak semua pihak untuk komitmen dengan menjaga persatuan, guna membangun masa depan Palu yang sempat dilanda bencana tsunami, gempa bumi hingga likuifaksi.
“Tidak hanya Muslim saja tapi dari tokoh agama yang lain dan juga dari pemda supaya kita sama – sama berupaya yang harus kita laksanakan ini betul-betul tanggung jawab kita tidak hanya polri,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar